BPTU HPT Sembawa Bagikan Tips Membuat Mading Peternakan yang Kreatif dan Edukatif
Sembawa – Di tengah pesatnya perkembangan media digital, majalah dinding (mading) tetap menjadi salah satu media komunikasi visual yang efektif untuk menyampaikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Menyadari pentingnya media tersebut, BPTU HPT Sembawa membagikan Tips & Trik Membuat Mading Peternakan yang Keren sebagai materi berbagi ilmu bagi dinas, sekolah, dan perguruan tinggi yang bergerak di bidang peternakan.
Materi ini merupakan hasil dari Inhouse Training Pembuatan Mading BPTU HPT Sembawa yang diselenggarakan pada 14 Januari 2026. Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pengetahuan mengenai teknik menyusun mading yang menarik, informatif, dan mampu menjadi sarana edukasi yang efektif.
BPTU HPT Sembawa menilai bahwa mading tidak sekadar menjadi pajangan di dinding, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran yang hidup apabila dikemas secara kreatif. Dengan perpaduan desain yang menarik, informasi yang akurat, serta visual yang komunikatif, mading mampu menyampaikan pesan secara lebih mudah dipahami oleh berbagai kalangan.
Dalam materi pelatihan dijelaskan bahwa langkah pertama dalam membuat mading yang baik adalah menentukan satu tema utama agar informasi lebih fokus dan mudah dipahami. Tema yang spesifik akan membantu pembaca menangkap pesan tanpa harus membaca terlalu banyak informasi yang tidak berkaitan.
Selain itu, judul yang singkat, menarik, dan mudah diingat menjadi faktor penting untuk menarik perhatian pembaca. Tata letak yang rapi dengan alur baca yang jelas juga akan membuat informasi lebih nyaman diikuti, sementara penggunaan poin-poin singkat lebih efektif dibandingkan paragraf yang terlalu panjang.
Visual menjadi unsur yang tidak kalah penting. Penggunaan foto, ilustrasi, diagram, maupun infografis sederhana dapat memperkuat pesan yang ingin disampaikan. Pemilihan warna yang serasi serta penataan yang bersih dan rapi akan meningkatkan daya tarik mading sehingga lebih nyaman dilihat.
Untuk menambah ketertarikan pembaca, BPTU HPT Sembawa juga mendorong penyisipan fun fact atau fakta unik seputar peternakan. Informasi ringan namun menarik tersebut dapat meningkatkan rasa ingin tahu sekaligus memperkaya pengetahuan pembaca.
Pelatihan ini juga menekankan pentingnya kerja sama tim dalam proses pembuatan mading. Pembagian tugas, mulai dari penulisan materi, desain, hingga penataan visual, akan menghasilkan karya yang lebih berkualitas. Setelah dipajang, mading juga perlu dirawat secara berkala agar tetap bersih, rapi, dan nyaman dibaca.
Kepala BPTU HPT Sembawa menyampaikan bahwa penyebarluasan informasi merupakan bagian penting dari pelayanan publik. Oleh karena itu, berbagai media komunikasi, termasuk mading, perlu dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana edukasi yang sederhana namun efektif.
"Media edukasi tidak harus selalu berbasis teknologi digital. Mading yang dirancang dengan baik tetap memiliki daya tarik dan mampu menjadi sumber informasi yang dekat dengan masyarakat. Yang terpenting adalah isi yang akurat, penyampaian yang menarik, serta manfaat yang dapat dirasakan oleh pembaca," ujarnya.
Melalui berbagi materi ini, BPTU HPT Sembawa berharap sekolah, dinas, perguruan tinggi, maupun berbagai lembaga lainnya dapat mengembangkan mading sebagai media edukasi yang kreatif, inspiratif, dan mudah dipahami. Sebab, mading bukan sekadar media pajangan, tetapi menjadi ruang belajar yang mampu menghadirkan pengetahuan peternakan secara menarik dan menyenangkan.
Dengan semangat berbagi ilmu, BPTU HPT Sembawa terus berkomitmen mendukung penyebarluasan informasi peternakan yang berkualitas guna meningkatkan literasi masyarakat dan mendorong lahirnya generasi yang lebih peduli terhadap kemajuan sektor peternakan Indonesia.