Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Dari Sumatera Utara, Jadikan BPTU HPT Sembawa Rujukan Studi Tiru Pengembangan Hijauan Pakan Ternak

24/02/2026 14:56:00 Admin Satker 11

Sembawa – BPTU HPT Sembawa kembali dipercaya sebagai pusat pembelajaran dan rujukan nasional dalam pengembangan Hijauan Pakan Ternak (HPT). Hal tersebut ditandai dengan kunjungan Tim Riset Teknologi Industri Hilir dan Tambahan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) yang berasal dari Padang Lawas, Sumatera Utara, dan Jakarta untuk melakukan studi tiru terkait pengembangan hijauan pakan ternak yang berkelanjutan.

Rombongan diterima langsung oleh Kepala BPTU HPT Sembawa, Dr. Ir. Muhammad Imron, M.Si., IPU, beserta jajaran. Kegiatan ini menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan hijauan pakan ternak yang telah diterapkan di BPTU HPT Sembawa sebagai salah satu pusat pembibitan dan pengembangan peternakan nasional.

Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan pendalaman berbagai aspek teknis, mulai dari teknik penanaman hijauan pakan, strategi pemeliharaan dan pengelolaan lahan secara efektif dan berkelanjutan, hingga identifikasi berbagai varietas rumput unggul yang sesuai dengan karakteristik lahan serta kebutuhan nutrisi ternak. Pembahasan juga difokuskan pada penerapan hijauan pakan dalam mendukung sistem integrasi sapi dan perkebunan kelapa sawit, yang kini menjadi salah satu model pengembangan peternakan berkelanjutan di Indonesia.

Kepala BPTU HPT Sembawa, Dr. Ir. Muhammad Imron, M.Si., IPU, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus kepercayaan terhadap pengelolaan Hijauan Pakan Ternak yang selama ini dikembangkan di BPTU HPT Sembawa.

"Kami menyambut baik kunjungan Tim Riset PT Agrinas Palma Nusantara. BPTU HPT Sembawa terbuka sebagai pusat pembelajaran dan rujukan teknis pengembangan Hijauan Pakan Ternak yang berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap ilmu dan pengalaman yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi pengembangan peternakan di berbagai daerah," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Tim Riset Teknologi Industri Hilir dan Tambahan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Vingga, menjelaskan bahwa BPTU HPT Sembawa dipilih sebagai lokasi studi tiru karena telah memiliki pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan hijauan pakan ternak.

"Kami melihat BPTU HPT Sembawa sebagai model pengembangan hijauan pakan ternak yang sudah berjalan baik dan sistematis. Melalui studi banding ini, kami ingin mempelajari secara langsung teknik penanaman, pengelolaan, serta varietas rumput unggul yang dapat kami adaptasi untuk mendukung integrasi sapi dan kelapa sawit di wilayah kami," ungkapnya.

Model integrasi sapi dan kelapa sawit yang dikembangkan melalui pemanfaatan hijauan pakan dinilai mampu meningkatkan efisiensi pemanfaatan lahan, menyediakan pakan berkualitas secara berkelanjutan, sekaligus mendukung produktivitas usaha peternakan. Oleh karena itu, penguasaan teknologi budidaya hijauan pakan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan sistem integrasi tersebut.

Kegiatan studi tiru ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antarinstansi dalam mendorong inovasi dan penerapan teknologi di sektor peternakan. Melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, diharapkan lahir berbagai pengembangan yang mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya alam yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Kunjungan Tim Riset PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) semakin menegaskan posisi BPTU HPT Sembawa sebagai pusat rujukan nasional dalam pengembangan Hijauan Pakan Ternak. Dengan pengalaman, sumber daya, dan inovasi yang dimiliki, BPTU HPT Sembawa terus berkomitmen menjadi mitra strategis dalam mendukung pembangunan peternakan modern, berkelanjutan, dan terintegrasi demi memperkuat ketahanan pangan nasional.