Dipercaya Balai Inseminasi Terbesar Nasional, Sapi PO Jantan BPTU HPT Sembawa Berangkat ke Malang
Sembawa – BPTU HPT Sembawa kembali membuktikan kualitas program pembibitan ternak yang dikembangkannya melalui pengiriman enam ekor sapi Peranakan Ongole (PO) jantan ke Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari, Malang, pada Jumat (20/2/2026). Pengiriman tersebut terdiri atas tiga ekor sapi dalam program transfer antarunit kerja dan tiga ekor sapi yang dibeli langsung oleh BBIB Singosari sebagai calon pejantan unggul.
Pengiriman ini menjadi wujud nyata kepercayaan salah satu balai inseminasi buatan terbesar di Indonesia terhadap mutu genetik sapi PO yang dihasilkan BPTU HPT Sembawa. Keenam sapi terpilih selanjutnya akan menjalani proses adaptasi, pemeliharaan, dan evaluasi di BBIB Singosari sebelum dimanfaatkan sebagai pejantan penghasil semen beku untuk mendukung program Inseminasi Buatan (IB) di berbagai wilayah Indonesia.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari proses pemuliaan yang dilakukan secara berkelanjutan melalui seleksi ketat terhadap performa, silsilah, kesehatan, dan potensi genetik ternak. Dengan sistem pembibitan yang mengacu pada standar mutu nasional, BPTU HPT Sembawa terus menghasilkan bibit sapi unggul yang mampu memenuhi kebutuhan pengembangan peternakan nasional.
Kepala BPTU HPT Sembawa, Dr. Ir. Muhammad Imron, M.Si., IPU, menyampaikan bahwa terpilihnya sapi PO jantan asal Sembawa merupakan bentuk pengakuan atas kualitas pembibitan yang selama ini dijalankan.
"Kepercayaan dari BBIB Singosari ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas bibit ternak, khususnya sapi Peranakan Ongole. Hal ini menunjukkan bahwa sapi hasil pembibitan BPTU HPT Sembawa telah memenuhi kriteria sebagai pejantan unggul nasional yang siap mendukung peningkatan mutu genetik ternak Indonesia," ujarnya.
Sapi Peranakan Ongole merupakan salah satu plasma nutfah penting dalam pengembangan sapi potong nasional karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap iklim tropis, daya tahan tinggi, serta performa reproduksi yang baik. Oleh karena itu, penyediaan pejantan unggul menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas populasi sapi melalui program inseminasi buatan.
Melalui pemanfaatan pejantan unggul di BBIB Singosari, diharapkan semen beku yang dihasilkan mampu mendukung peningkatan mutu genetik sapi potong di berbagai daerah. Langkah ini sekaligus mempercepat pencapaian target peningkatan produktivitas ternak, efisiensi usaha peternakan, serta penyediaan bibit unggul bagi peternak di seluruh Indonesia.
Pengiriman sapi PO jantan ini juga menjadi bagian dari sinergi antarunit kerja di lingkungan Kementerian Pertanian dalam memperkuat sistem pembibitan nasional. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan sumber daya genetik ternak yang unggul, berkelanjutan, dan mampu mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepercayaan yang diberikan kepada BPTU HPT Sembawa semakin menegaskan perannya sebagai salah satu pusat unggulan pembibitan sapi potong nasional. Dengan komitmen terhadap inovasi, penerapan teknologi, dan pengelolaan pembibitan berbasis standar mutu, BPTU HPT Sembawa akan terus berkontribusi dalam menghasilkan bibit ternak berkualitas demi mewujudkan peternakan Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.