Pemilihan DOC Berkualitas Jadi Kunci Keberhasilan Usaha Peternakan Ayam
Banyuasin – Keberhasilan usaha peternakan ayam tidak hanya ditentukan oleh manajemen pemeliharaan, pakan, maupun biosekuriti, tetapi juga diawali dari pemilihan Day Old Chick (DOC) yang berkualitas. DOC yang sehat dan unggul akan memiliki kemampuan tumbuh lebih baik, tingkat kematian lebih rendah, serta produktivitas yang optimal sehingga mampu meningkatkan keuntungan peternak.
BPTU HPT Sembawa mengimbau para peternak untuk lebih cermat dalam memilih DOC sebelum memulai periode pemeliharaan. Pemilihan bibit yang tepat merupakan investasi awal yang sangat menentukan keberhasilan produksi ayam, baik ayam pedaging maupun ayam petelur.
Kepala BPTU HPT Sembawa, Dr. Ir. Muhammad Imron, M.Si., IPU, menyampaikan bahwa kualitas genetik dan kondisi fisik DOC harus menjadi perhatian utama peternak.
"DOC merupakan fondasi keberhasilan usaha peternakan. Bibit yang berasal dari induk unggul dan dipelihara dengan standar pembibitan yang baik akan memiliki performa pertumbuhan dan produktivitas yang lebih optimal. Oleh karena itu, peternak perlu memastikan DOC yang dibeli berasal dari sumber yang terpercaya," ujar Muhammad Imron.
Beberapa ciri DOC yang berkualitas antara lain memiliki tubuh yang aktif dan lincah, mata cerah, bulu kering dan mengilap, pusar menutup sempurna, kaki kuat serta berdiri tegap, tidak cacat, dan memiliki bobot yang seragam sesuai standar. Keseragaman DOC akan memudahkan manajemen pemeliharaan sehingga pertumbuhan ayam menjadi lebih merata.
Selain memperhatikan kondisi fisik, peternak juga disarankan membeli DOC dari unit pembibitan yang menerapkan standar produksi dan kesehatan hewan secara konsisten. Riwayat vaksinasi induk, program biosekuriti, serta sistem penetasan yang baik menjadi faktor penting dalam menghasilkan DOC yang sehat dan memiliki daya tahan tubuh yang tinggi.
Setelah DOC tiba di kandang, penanganan awal juga menjadi tahap yang tidak kalah penting. Kandang harus telah dipersiapkan dengan kondisi bersih, hangat, dan memiliki ventilasi yang baik. Ketersediaan air minum, pakan awal (starter), serta suhu brooding yang sesuai akan membantu DOC beradaptasi dengan lingkungan baru sehingga mengurangi risiko stres dan kematian pada masa awal pemeliharaan.
Melalui pemilihan DOC yang berkualitas dan penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, peternak diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ternak, menekan angka kematian, serta memperoleh hasil usaha yang lebih efisien dan berkelanjutan. BPTU HPT Sembawa terus berkomitmen menyediakan bibit ternak unggul dan memberikan pendampingan teknis kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung terwujudnya peternakan Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berdaya saing.
Apabila berita ini akan dipublikasikan di media sosial atau website BPTU HPT Sembawa, saya juga dapat Tambahkan tips singkat "5 Ciri DOC Berkualitas" dalam bentuk infografis pendamping agar lebih menarik dan mudah dipahami masyarakat.