Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

WASPADA MUSIM HUJAN Kenali Kerentanan Ayam dan Cara Menjaga Kesehatannya

02/11/2026 09:30:00 Admin Satker 3

Sembawa – Musim hujan menjadi salah satu tantangan dalam pemeliharaan ternak ayam. Perubahan suhu, kelembapan udara yang tinggi, serta kondisi kandang yang basah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan menurunkan produktivitas ayam apabila tidak diantisipasi dengan baik.

Pada kondisi cuaca yang lembap, litter atau alas kandang lebih mudah basah. Kondisi tersebut dapat memicu peningkatan kadar amonia, pertumbuhan mikroorganisme, serta memperbesar risiko gangguan pernapasan dan penyakit pencernaan pada ayam.

Beberapa kerentanan ternak ayam yang perlu diwaspadai selama musim hujan antara lain:

1. Gangguan Pernapasan

Kelembapan tinggi, ventilasi yang buruk, dan penumpukan amonia dapat mengganggu kesehatan saluran pernapasan ayam. Gejalanya dapat berupa bersin, batuk, suara napas abnormal, hingga keluarnya cairan dari hidung.

2. Penyakit Pencernaan

Kondisi kandang yang basah dan lingkungan yang kurang higienis dapat meningkatkan risiko paparan mikroorganisme penyebab penyakit pencernaan, seperti koksidiosis dan infeksi bakteri.

3. Penurunan Nafsu Makan dan Produktivitas

Perubahan suhu dan kondisi lingkungan dapat menyebabkan ayam mengalami stres. Dampaknya dapat terlihat dari penurunan konsumsi pakan, pertumbuhan yang kurang optimal, serta penurunan produksi telur.

4. Kualitas Pakan Menurun

Pakan yang terkena air hujan atau disimpan di tempat lembap berisiko berjamur dan mengalami penurunan kualitas. Pakan berjamur tertentu dapat menghasilkan mikotoksin yang membahayakan kesehatan ayam.

5. Risiko Penyakit Meningkat

Lingkungan kandang yang lembap, sanitasi kurang baik, dan biosekuriti yang tidak optimal dapat meningkatkan peluang penularan penyakit, baik melalui peralatan, alas kandang, maupun kontak dengan hewan pembawa penyakit.

LANGKAH PENCEGAHAN SELAMA MUSIM HUJAN

Untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ayam, peternak perlu menerapkan beberapa langkah berikut:

  • Jaga kondisi kandang: Pastikan atap tidak bocor, lantai tidak tergenang, dan saluran drainase berfungsi dengan baik.

  • Perhatikan ventilasi: Pastikan sirkulasi udara berjalan optimal tanpa menyebabkan ayam terkena hembusan angin dingin secara langsung.

  • Kelola litter: Jaga alas kandang tetap kering dan segera ganti bagian yang basah atau menggumpal.

  • Pastikan kualitas pakan dan air minum: Simpan pakan di tempat kering dan berikan air minum bersih setiap saat.

  • Terapkan biosekuriti: Batasi lalu lintas orang dan kendaraan, bersihkan peralatan, serta lakukan disinfeksi sesuai prosedur.

  • Lakukan pemantauan rutin: Amati perilaku, nafsu makan, kondisi feses, dan gejala klinis ayam setiap hari.

Apabila ditemukan ayam yang menunjukkan gejala sakit, segera pisahkan sesuai prosedur, lakukan pemeriksaan, dan konsultasikan dengan petugas kesehatan hewan atau dokter hewan.

SEHATKAN KANDANG, LINDUNGI TERNAK!

Musim hujan bukan alasan untuk menurunkan produktivitas peternakan. Dengan manajemen kandang yang baik, pemberian pakan berkualitas, sanitasi terjaga, serta penerapan biosekuriti secara konsisten, risiko gangguan kesehatan ayam dapat ditekan.

BPTU-HPT Sembawa mengajak para peternak untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan manajemen pemeliharaan yang baik agar ternak tetap sehat dan produktif sepanjang musim.

Kandang Kering, Ayam Sehat, Peternakan Kuat!